Bedakan dengan Bisnis PPOB & Loket Pembayaran Lainnya !
Biaya investasi sangat kecil Persyaratan sangat MUDAH Layanan lengkap dengan FEE sangat kompetitif

Post: Jumat, 04 Juli 2014
Berita ini telah dibaca: 2620 kali


Pengumuman Kenaikan TDL Per 1 Juli 2014

pln-wuznaik

Pengumuman dari Pemerintah bahwa akan ada kenaikan tarif listrik untuk 6 golongan, baik pemerintah, rumah tangga maupun industri. Tenaga Tarif Listrik (TTL) akan mendapat penyesuaian mulai 1 Juli 2014. Ada 11,36 persen atau sekitar 6.518.373 pelanggan R1-1300 VA yang mengalami dampak atas kenaikan TTL.

Dengan demikian "Tidak bisa mundur lagi, tarif listrik pasti naik mulai 1 Juli 2014", ucap Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman.

Dari keterangan Jarman mengatakan kenaikan tarif listrik tersebut sudah disepakati pemerintah bersama DPR-RI yang tertuang dalam APBN Perubahan 2014 (APBN-P 2014). "Kan sudah diatur di APBN-P 2014, nggak bisa mundur lagi, jadi saat ini tinggal tunggu revisi Peraturan Menteri ESDM nomor 4 tahun 2014 yang akan keluar sebelum 1 Juli 2014," ujarnya.

Perlu diketahui bahwa nantinya kenaikan tarif listrik ini akan dilaksanakan 2 (dua) bulan sekali sampai bulan November. Bahwa Golongan listrik yang naik tarif listriknya secara bertahap adalah sebagai berikut :

  1. Untuk Industri I-3 non-perusahaan terbuka
  2. Di dalam Rumah Tangga antara R-2 dengan daya 3.500 - 5.500 VA dengan rata-rata kenaikan sebesar 5,7% tiap 2 bulan
  3. Dan dari Sektor Rumah Tangga R-1 dengan daya 2.200 VA, rata-rata kenaikan sebesar 10,43%
  4. Juga Sektor Rumah Tangga R-1 dengan daya 1.300 VA. Rata-rata kenaikan 11,36% per 2 bulan
  5. Adapun P-2 di atas 200 KVA dengan kenaikan sebesar 5,36% setiap 2 bulan
  6. Kini Penerangan jalan umum P-3 dengan rata-rata kenaikan sebesar 10.69%

Dan perlu diketahui bersama bahwasanya selain diatas, seperti yang sudah diketahui untuk Industri besar I-4 sudah naik per 1 Mei 2014 dengan kenaikan sebesar 13,3% persen tiap 2 bulan.

Dan Jarman menambahkan, dengan kenaikan TTL tersebut maka subsidi yang dapat dihemat sekitar Rp. 17,36 triliun. "Penghematan tinggal digabung saja, dua golongan I-3 dan I-4 Rp. 8,85 triliun, penghematan enam golongan Rp. 8,51 triliun, November 2014 tanpa subsidi", pungkasnya.

Kesimpulan dengan begitu setelah bulan November, seluruh golongan pelanggan listrik di atas sudah tidak lagi mendapatkan subsidi.

Key : kenaikan TDL, fastpay, ppob, pendaftaran gratis, ppob terbaik, ppob fastpay